Dosa Zina - Pandangan Mata dalam Pandangan Islam
Bismillahirrahmanirrahim. Zina adalah dosa besar yang sangat dibenci Allah ﷻ. Namun, sebelum seseorang terjerumus dalam zina yang sebenarnya, ada pintu-pintu kecil yang sering diremehkan. Salah satunya adalah zina pandangan mata. Pandangan yang tidak dijaga bisa menyeret hati, lisan, hingga berujung pada perbuatan yang diharamkan. Artikel ini membahas dalil, cara menjauhi, dan cara bertaubat dari zina mata.
Lihat juga pembahasan terkait: Dosa-Dosa Besar Menurut Ulama Salaf
Dalil tentang Zina Pandangan Mata
Dalil dari Al-Qur’an
“قُلْ لِلْمُؤْمِنِينَ يَغُضُّوا مِنْ أَبْصَارِهِمْ وَيَحْفَظُوا فُرُوجَهُمْ ۚ ذَٰلِكَ أَزْكَىٰ لَهُمْ ۗ إِنَّ اللَّهَ خَبِيرٌ بِمَا يَصْنَعُونَ” (QS. An-Nur: 30)
Artinya: "Katakanlah kepada laki-laki yang beriman: Hendaklah mereka menundukkan pandangan mereka dan menjaga kemaluan mereka; yang demikian itu lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat."
Dalil dari Hadis Nabi ﷺ
Rasulullah ﷺ bersabda: “Sesungguhnya Allah telah menetapkan atas anak Adam bagian dari zina yang pasti akan mengenainya. Maka zina mata adalah memandang, zina lisan adalah berbicara, zina telinga adalah mendengar, zina tangan adalah meraba, zina kaki adalah melangkah, dan hati berangan-angan serta berhasrat, sedangkan kemaluanlah yang membenarkan atau mendustakan hal itu.” (HR. Muslim no. 2657)
Cara Menjauhi Zina Pandangan Mata
1. Menundukkan Pandangan
Perintah utama dalam Al-Qur’an adalah menundukkan pandangan dari hal-hal yang haram. Inilah benteng pertama seorang mukmin.
2. Menjaga Pergaulan
Menjauhi tempat dan lingkungan yang membuka peluang untuk melihat aurat atau fitnah syahwat.
3. Sibuk dengan Amal Saleh
Perbanyak tilawah Al-Qur’an, ibadah, dan menuntut ilmu sehingga hati tidak kosong dan mudah tergoda.
4. Memperbanyak Puasa
Rasulullah ﷺ bersabda: “Wahai para pemuda, barangsiapa di antara kalian yang mampu menikah maka menikahlah, karena menikah itu lebih menundukkan pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Dan barangsiapa belum mampu maka hendaklah ia berpuasa, karena puasa itu akan menjadi perisai baginya.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Cara Bertaubat dari Zina Pandangan Mata
1. Segera Berhenti dari Perbuatan
Hentikan pandangan yang haram seketika, jangan menunda taubat.
2. Menyesali Perbuatan
Menyesal adalah inti dari taubat. Pandangan yang haram harus dianggap sebagai noda dalam hati.
3. Memohon Ampun kepada Allah
Allah ﷻ berfirman: “Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, wahai orang-orang yang beriman agar kamu beruntung.” (QS. An-Nur: 31)
4. Bertekad Tidak Mengulanginya
Niat kuat untuk tidak kembali mengulang dosa adalah syarat diterimanya taubat.
5. Mengganti dengan Amal Kebaikan
Rasulullah ﷺ bersabda: “Bertakwalah kepada Allah di manapun kamu berada, ikutilah keburukan dengan kebaikan, niscaya kebaikan itu akan menghapusnya, dan bergaullah dengan manusia dengan akhlak yang baik.” (HR. Tirmidzi, hasan sahih)
