Zina Mata di Era Modern Dengan Produk Digital Hp Maupun Televisi
Dulu, pandangan mata sering terjadi langsung di jalan atau pergaulan sehari-hari. Namun di zaman modern ini, zina mata semakin mudah tersebar melalui HP (handphone), media sosial, dan aplikasi-aplikasi tertentu. Hal ini membuat umat Islam harus lebih waspada dan berhati-hati.
1. Zina Mata karena HP
HP yang seharusnya menjadi sarana kebaikan sering kali menjadi alat maksiat. Melalui kamera, galeri, dan akses internet, seseorang bisa dengan mudah melihat gambar atau video yang diharamkan. Inilah awal dari dosa zina mata yang bisa menjerumuskan hati.
2. Zina Mata melalui Media Sosial
Platform seperti Instagram, TikTok, Facebook, dan Twitter (X) dipenuhi dengan konten yang menampilkan aurat, tarian, dan gaya hidup bebas. Jika tidak hati-hati, scroll timeline saja sudah cukup membuat mata terjerumus pada zina.
3. Zina Mata di Aplikasi Chat
Aplikasi seperti WhatsApp, Telegram, dan Messenger bisa menjadi jalan tersebarnya foto-foto dan video yang haram. Bahkan ada fitur status/story yang kadang menampilkan aurat atau gambar tak pantas. Satu pandangan saja bisa menyeret hati pada syahwat.
4. Zina Mata di Aplikasi Hiburan
Aplikasi film, musik, dan streaming seperti Netflix, YouTube, Spotify (video klip), atau game online juga sering menampilkan iklan dan konten sensual yang mengundang syahwat. Padahal, satu klik saja bisa membuka pintu dosa.
Dalil yang Mengingatkan
Rasulullah ï·º bersabda: “Pandangan adalah salah satu anak panah beracun dari panah-panah Iblis. Barangsiapa yang menundukkan pandangannya karena Allah, maka Allah akan memberinya manisnya iman yang ia dapati dalam hatinya.” (HR. Hakim, hasan)
Cara Menghindari Zina Mata di Era Digital
- Pasang filter atau aplikasi pemblokir konten haram di HP.
- Batasi waktu penggunaan media sosial.
- Pilih teman dan akun yang memberi manfaat, bukan maksiat.
- Segera alihkan pandangan jika muncul iklan atau gambar haram.
- Sibukkan HP dengan hal-hal bermanfaat: tilawah online, kajian, atau belajar.
